Sejumlah penjor mini Nampak menghiasi pintu gerbang hingga seluruh pinggir lapangan SMKN 1 Kubutambahan, Senin (9/12/2013). Sebuah tenda biru juga berdiri megah di tengah lapangan. Walaupun kawanan burung masih enggan beranjak dari pohon, suara merdunya memacu semangat warga SMK Kesehatan ini untuk bergegas merapat ke lingkungan sekolah. Pemandangan tak biasa itu rupanya untuk menyambut kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Buleleng, Bupati Putu Agus Suradnyana.

Kedatangan Bupati yang memiliki nama lengkap Putu Agus Suradnyana, S.T., M.T., bersama Wakil Bupati, Sekda, dan sejumlah SKPD di lingkungan Pemkab Buleleng itu dalam rangka kunjungan kerja (kunker) di Kecamatan Kubutambahan. Meskipun acara kunker dipusatkan di Lapangan Besi Mejajar Kubutambahan, Bupati menyempatkan diri menyambangi SMKN 1 Kubutambahan, yang terletak persis di sebelah timur lapangan.

Kontan kehadiran Bupati menjadi momen yang mengesankan bagi keluarga SMKN 1 Kubutambahan. Bupati pun meninjau pembangunan berbagai bangunan sekolah. Bupati Agus terlihat mengajukan sejumlah pertanyaan kepada Kepala SMKN 1 Kubutambahan, Gede Sukanaya, S.Pd., M.Pd. Dari mimik wajah, Bupati Agus terkesan dengan kemajuan pesat yang telah diraih oleh SMKN 1 Kubutambahan meskipun baru berumur tiga tahun.

Usai meninjau sejumlah pembangunan di sekolah yang resmi berdiri 1 Juni 2010 ini, Bupati beserta rombongan disuguhi hidangan pisang rebus, yang telah disiapkan oleh warga sekolah. Walaupun sederhana, Bupati dan rombongan begitu menikmati sembari bercakap-cakap. Usai menikmati pisang rebus, Bupati beserta rombongan jalan kaki bertolak ke pusat pelaksanaan kunker.

Ditemui terpisah, Jumat (13/12), Gede Sukanaya, S.Pd., M.Pd., mengucapkan rasa terima kasih atas kunjungan Bapak Bupati, Wakil Bupati, Sekda, dan semua SKPD ke sekolah yang dipimpinnya. “Yang dilihat adalah perkembangan pembangunan DAK di sekolah ini,” terang Kepala Sekolah asal Desa Gobleg tersebut. Pak Gede Sukanaya menambahkan, “Kunjungan tersebut, menjadi motivasi kami untuk bekerja lebih baik.”

Jebolan Pascasarjana Undiksha tersebut mengatakan bahwa di samping memaparkan sejumlah bantuan yang diterima sekolah, kepada Bupati, pihaknya juga menyampaikan sejumlah prestasi yang telah diraih oleh SMKN 1 Kubutambahan, termasuk raihan prestasi membanggakan

Ada yang spesial dalam pelaksanaan masa orientasi peserta didik baru (MOPDB) di SMKN 1 Kubutambahan 2013 lalu. Merupakan sebuah kebanggaan karena MOPDB tahun ajaran 2013/2014 menghadirkan Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp. OG. Kehadiran Wabup tersebut untuk memberikan penyuluhan HIV/AIDS kepada 230 siswa SMK kesehatan tersebut, Selasa (16/7/2013).

Kontan kehadiran orang penting di Buleleng tersebut disambut dengan suka cita oleh pihak SMKN 1 Kubutambahan. Begitu pula dengan siswa baru yang begitu antusias menyimak penyampaian materi yang disampaikan oleh Wabup yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Harian KPAD Buleleng tersebut. Kedatangan Wabup juga didampingi oleh Kadisdik Buleleng, Kabid Dikmen, Kasi SMK, Camat Kubutambahan, dan Kapolsek Kubutambahan.

Kepala SMKN 1 Kubutambahan, Gede Sukanaya, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya merasa bangga karena Wabup berkenan mengunjungi langsung sekolah yang dipimpinnya. Tak lupa, Pak Gede Sukanaya juga menyampaikan sederet prestasi yang pernah diukir anak didiknya.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Sutjidra berdiri langsung di hadapan para siswa baru  untuk menyampaikan tentang betapa berbahayanya HIV/AIDS. Namun, Wabup Sutjidra mengimbau siswa untuk tidak takut pada penderita HIV/AIDS (ODHA). Di samping itu, alumni SMAN 1 Singaraja tersebut memaparkan bagaimana penularan HIV/AIDS dan mengajak siswa untuk bersama-sama memerangi penyakit mematikan tersebut.

“Adik-adik sebagai generasi masa depan dalam keluarga untuk melindungi masyarakat Buleleng yang kita cintai supaya tidak terjadi penambahan penderita penyakit ini,” imbau Wabup Sutjidra seraya menanyakan kesiapan siswa.

Wabup Sutjidra merasa senang atas antusiasme dan ketertiban siswa dalam mengikuti kegiatan. Tidak heran memang karena sepanjang acara sosialisasi, seluruh siswa begitu antusias, baik bertanya maupun menjawab ketika sesi diskusi. Wabup Sutjidra pun mengapresiasi siswa yang berani menjawab pertanyaan dengan kenang-kenangan menarik yang sengaja disiapkan. (kds/tpi)